close

\
\

close

Menentukan Masa Tidak Subur Wanita Agar Tidak Hamil Setelah Berhubungan Dengan Pasangan

Cara Supaya Wanita Tidak Mengalami Kehamilan

Jika Anda masih menginginkan cara yang lebih aman lagi untuk mengurangi prosentasi kehamilan dengan pasangan Anda, ada beberapa tips lainnya yang akan kami sampaikan. Tips pertama tentunya adalah dengan cara tidak melakukan hubungan dengan pasangan Anda. Betul, kan? Akan tetapi jika Anda memang ingin melakukan hubungan dengan pasangan Anda, lakukanlah tanpa penetrasi. Meskipun cara tersebut adalah salah satu cara untuk memuaskan pasangan Anda, akan tetapi masih ada banyak cara untuk memuaskan pasangan Anda tanpa melakukan penetrasi. Atau Anda juga bisa meggunakan kontrasepsi seperti kondom misalnya yang merupakan salah satu alat kontrasepsi yang paling efektif digunakan untuk menghindari kehamilan.  setelah Anda membaca penjelasan tadi, semoga Anda tidak lagi menanyakan masalah kapankah masa tidak subur pada wanita. Beberapa cara menghitung masa subur dan juga cara mengetahui masa tidak subur wanita setelah haid yang tadi sudah kami jelaskan, cukup mudah dipahami dan Anda bisa mencobanya sendiri di rumah. Semoga informasi dan tips yang tadi kami berikan bisa bermanfaat bagi Anda. Sekian artikel tentang penjelasan masa tidak subur wanita agar tidak hamil.

Menghitung Masa Subur Wanita dengan Cara Lain

Jika Anda masih bingung kapankah masa tidak subur pada wanita, ada cara lain yang lebih mudah yang bisa Anda lakukan untuk menghitung kapan masa subur Anda. Akan tetapi yang perlu Anda perhatikan adalah, terkadang bukan berarti jika Anda melakukan hubungan di luar masa subur, Anda bisa tidak hamil. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan pada masa subur adalah masa di mana waktu pembuahan yang terbaik di dalam rahim wanita. Jadi sebenarnya ketika Anda menyangka masa tidak subur wanita agar tidak hamil, pada masa tersebut masih mungkin terjadi kehamilan. Hal ini dikarenakan sperma yang dalam kondisi prima akan bisa bertahan sampai tujuh hari. Untuk mengetahui cara lain menentukan masa subur dan masa tidak subur wanita setelah haid adalah sebagai berikut.
Cara pertama adalah dengan menggunakan alat tes masa subur. Untuk mendapatkannya Anda bisa membeli di apotek terdekat. Nah, dengan alat ini Anda bisa mendeteksi kapan masa subur Anda dengan menggunakan air seni. Tingkat keakuratan deteksi masa subur dengan alat tes ini mencapai 95 persen. Cukup akurat, bukan?
Kemudian bisa juga menggunakan cara manual tanpa alat deteksi. Anda bisa menggunakan jari-jari Anda untuk memeriksa lendir di leher rahim Anda. Coba rekatkan jari telunjuk dan ibu jari Anda yang sudah diolesi lendir leher rahimnya. Renggangkan dengan jarak antara 2-3 cm. Jika lendirnya terputus pada jarak tersebut, maka bisa dipastikan bahwa Anda sedang tidak dalam masa subur. Sedangkan jika tidak terputus, maka kemungkinan Anda sedang berada pada masa subur. Tingkat keakuratannya memang lebih rendah ketimbang menggunakan alat tes, yaitu hanya berkisar 60-70 persen saja.
 jadi jika Anda ingin mengetahui masa tidak subur wanita agar tidak hamil, yang harus Anda lakukan adalah beberapa cara di atas. Tujuannya tentu untuk meminimalisir terjadinya kehamilan setelah melakukan hubungan dengan pasangan Anda. Akan tetapi bukan berarti Anda 100 persen akan tidak hamil. Hal ini dikarenakan meskipun Anda sedang berada dalam kondisi yang tidak subur, Anda tetap berpeluang untuk hamil.

Menghitung Kapan Masa Tidak Subur Wanita Agar Tidak Hamil

Pada umumnya, masa subur seorang wanita terbagi menjadi dua jenis, yaitu masa subur biasa dan puncak masa subur. Dan biasanya pada puncak masa subur inilah prosentase kehamilan setelah berhubungan dengan pasangan sangat tinggi. Sementara itu puncak masa subur biasanya terjadi sekitar 12 hari setelah haid pertama. Jadi rumus puncak masa subur adalah hari pertama haid + 12 hari. Sedangkan untuk masa subur biasa wanita biasanya terjadi pada tiga hari sebelum dan tiga hari setelah puncak masa subur. Kemudian 2 hari sebelum dan 3 hari sesudah masa subur kadang juga termasuk masa subur. Silahkan cek gambar di atas untuk ilustrasinya.
Untuk lebih mudahnya kami akan memberikan contoh kasus untuk menentukan masa subur dan masa tidak subur wanita agar tidak hamil setelah berhubungan. Misalkan hari pertama haid adalah tanggal 8. Maka masa puncak masa subur wanita akan terjadi pada tanggal 20. Sedangkan masa subur wanita biasa akan terjadi sejak tanggal 17 hingga tanggal 23. Sedangkan masa tidak suburnya adalah sekitar 19 hari setelah haid pertama, berarti dalam contoh ini masa tidak subur adalah mulai tanggal 27 hingga masa haid berikutnya. Dan pada tanggal itulah yang mungkin bisa Anda manfaatkan untuk berhubungan supaya tidak terjadi kehamilan.
H = tanggal pertama haid
H+9 hingga H+15 = masa subur
H+12 = tanggal puncak subur
H+19 = mulai masa tidak subur
Akan tetapi contoh penghitungan tadi adalah contoh penghitungan masa subur untuk siklus haid yang teratur. Sedangkan bagi wanita yang memiliki siklus haid tidak teratur, sepertinya Anda harus menghitung masa subur dengan cara yang cukup sulit. Untuk mengetahui masa tidak subur wanita agar tidak hamil dan kapan masa suburnya bagi wanita yang memiliki siklus haid tidak teratur, maka sekurang-kurangnya Anda harus mencatat siklus haid terakhir Anda sebanyak 6 bulan terakhir. Setelah itu carilah siklus haid dengan hari paling lama. Jika sudah ditemukan berapa lama siklus terpanjang yang pernah terjadi, kurangi dengan 11. Dan itulah masa subur terakhir pada masa haid tersebut. Sedangkan untuk siklus terpendek, kurangkan jumlahnya dengan 18.
Contoh penghitungan masa tidak subur untuk wanita dengan haid tidak teratur, misalkan siklus terpanjang adalah 30 dan siklus terpendek adalah 18. Maka cara menghitung masa suburnya adalah 30 -11 = 19 dan 24 – 18 = 6. Jadi diperkirakan siklus masa subur Anda terjadi pada 6 – 19 hari setelah haid pertama.
Previous
Next Post »

TAMBAHKAN REQUEST ANDA DIBAWAH.